Rabu, 25 November 2015

KISAH GURU TELADAN

Untung, itulah nama guru yang namanya tak sebaik kisahnya.

selain tidak mempunyai lengan dan tangan,

pak untung juga digaji Rp.300.000 selama kurang lebih 22 tahun mengabdi sebagai guru honorer di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Fisik Untung yang tak sempurna, namun kegigihannya luar biasa.Untung tak memiliki lengan. Namun itu semua bukanlah penghalang bagi Untung tetap gigih menularkan ilmu ke murid-murid tercintanya.



Materi yang diajarkannya tak kalah dengan tulisan tangan normal. Tulisan kaki Untung sangat rapi dan mudah dipahami. Namun Selama 22 tahun sudah Untung mengabdi sebagai tenaga pendidik honorer dan Ia hanya mendapat gaji Rp 300 ribu saja.


Tak ada lengan, kaki pun jadi. Dengan lihai, Untung menggerakan kakinya untuk mengoperasikan tombol-tombol laptop. Untung pun tak canggung untuk menuliskan lafal ayat-ayat suci Al Quran di papan tulis agar murid-muridnya lebih mengerti.
Perhatian yang kurang dari pemerintah bukan berarti harus berkeluh-kesah. Guru Untung memilih untuk tetap semangat menjalani hidup demi menghidup istri dan 2 anaknya.
Untung berternak ayam di rumahnya. Saat sore hari, Untung pun membuka pengajian dengan jumlah murid mencapai 120 orang. Untung hanyalah 1 dari contoh guru teladan yang kini semakin jarang ditemukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar